News

Akibat Obat Nyamuk Rumah di Cawas Dilalap Api, Pensiunan Guru Meninggal


Cawas (klatentv.com)-Kejadian kebakaran menimpa sebuah rumah di dusun Plosowangi Rt.01Rw 03 desa Plosowangi kecamatan Cawas kabupaten Klaten,Rabu (18/03) malam pukul 21.30 WIB. Akibatnya satu rumah milik Toyem (80) ludes terbakar. Salah satu penghuni rumah ,Sumarno (65) seorang pensiunan guru ditemukan meninggal dunia.

Menurut keterangan adik korban, Maryati (44) yang tinggalnya hanya bersebelahan dengan rumah korban sebelumnya sudah mengingatkan korban untuk tidak menyalakan obat nyamuk dengan korek gas lantaran beberapa kali akan membakar selimut.

“Sore hari sekitar jam empat sore saya datang ke rumah ibu saya untuk menyalakan lampu, dan melihat kakak saya akan memegang korek gas untuk menyalakan obat nyamuk. Kemudian saya ingatkan karena beberapa kali dia lakukan pernah membakar selimutnya, namun kakak saya ngeyel bilang biarkan saja kalau terbakar yowis mati sekalian. Mendengar ucapan seperti itu saya terus pulang saja.,”ujarnya

Sementara itu tetangga korban ,Pariyem mengaku terkejut saat mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah korban. Ia melihat ada asap dan api dari rumahnya korban, ia pun langsung memberi tahu warga lainnya terjadi kebakaran.

“Warga datang kemudian mendobrak pintu dan setelah masuk ke kamar korban melihat tubuh korban penuh bara api. Warga kemudian masuk ke kamar ibunya korban, Toyem dan membawanya keluar rumah dengan dibopong untuk dibawa ke rumah sakit terdekat. Tak berapa lama api semakin cepat dan membakar habis rumah ini,”terangnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menduga penyebab kebakaran berasal dari obat nyamuk di kamar korban yang menyambar selimut korban kemudian menjalar ke kasur.

“Dimungkinkan saat korban menyalakan obat nyamuk dan menempel diselimut korban sehingga terbakar hingga menjalar kekasur.Hal itu diperkuat keterangan adik korban yang beberapa kali melihat korban menyalakan obat nyamuk dengan korek gas dan pernah membakar selimutnya.
Korban ditemukan meninggal diduga terbakar api karena tidak bisa menyelamatkan diri dikarenakan kakinya patah tidak bisa jalan karena kecelakaan pada 8 Mei kemarin.Atas kejadian ini pihak keluarga telah menerima dan korban dimakamkan hari Kamis siang ini,”jelas Kapolsek Cawas,AKP Jaka Waluya.
(w.endrawaty)

Related posts

Di Khitan Polisi, Anak Anak Menangis Histeris

dharto

945.004 Surat Suara Tiba Di KPU Klaten

Dites Urin, Perangkat Desa Positip Konsumsi Narkoba

dharto