News

Pantau Penyebaran PMK, Bupati Tinjau Langsung Pasar Hewan

Prambanan-(klatentv.com)-Bupati Klaten, Sri Mulyani tinjau pasar hewan Prambanan dalam rangka waspada penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Didampingi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kabupaten,tim penyuluh hewan,dokter hewan dan balai karantina pertanian kelas II Yogyakarta melakukan pendataan dan pemeriksaan hewan yang datang ke pasar hewan Prambanan,Selasa (17/05).

“Saya lihat dari SOP nya tadi setiap masuk ke pasar ini,petugas atau tim dokter sudah menjaga dan mengecek kondisi sapi.Hasilnya kondisi 518 ekor sapi yang diperiksa sehat dan secara langsung saya lihat kondisi sapinya bagus dan sehat,”jelas Sri Mulyani.

Dalam kesempatan tersebut Bupati melakukan dialog dengan belantik dan meninjau sapi.dikatakan bahwa terjadinya kasus PMK ,terbukti kurang lebih 500 ekor sapi datang.

Bupati menambahkan kasus terkonfirmasi ada tambahan dari 15 ekor menjadi 33 ekor berasal dari kecamatan Kemalang dan Jatinom.
Ada enam dinyatakan positif namun kondisinya terus membaik.

“Dari enam ekor tersebut,empat dari kecamatan Kemalang dan dua dari kecamatan Karanganom.Kondisinya sehat,sudah mau makan dan setiap hari kita pantau kondisinya agar tidak menyebar ke ternak yang lainnya.Saya himbau semua peternak tetap tenang dan tidak usah khawatir dengan kondisi PMK yang ada di Klaten terkendali aman dari PMK.Kalau diketahui ada hewan sakit memiliki gejala atau suspect,dari DKPP langsung gerak cepat untuk disterilkan atau diisolasi agar peternak dan kita yang akan melaksanakan Idul Adha bisa kondusif,”bebernya.

Sementara itu Widodo (47) salah satu peternak asal Prambanan yang sedang melakukan transaksi di pasar hewan Prambanan mengaku tetap waspada terhadap PMK dan tetap mencari sapi yang sehat dan yang terlihat sakit tidak berani untuk membeli.
“Saya harus waspada meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus PMK di sini,”ujarnya.
(w.endrawaty)

Related posts

Lomba Komsos Kreatif, Kodim 0723 Klaten Juara Paduan Suara

dharto

Setengah Bulan, Polres Klaten Menindak 165 Pemotor dalam Operasi Knalpot Racing atau Brong

dharto

Awas, 9 Februari Warga Masuk Jogja Wajib Rapid Antigen

dharto