Prambanan(klatentv.com)-Petani di Kalurahan Madurejo, Kapanewon Prambanan, menggelar panen perdana padi varietas unggulan Haji Muhammad Soeharto atau HMS 700 di lahan seluas hampir lima hektare.
Penanaman yang dilakukan dengan sistem pertanian organik serta penerapan teknologi modern ini terbukti mampu menghasilkan panen hingga sepuluh ton per hektare.
Varietas HMS 700 yang dikembangkan oleh Pusat Kajian Pertanian Organik PKOT Malang, Jawa Timur, dan mendapat dukungan Yayasan Damandiri, menunjukkan peningkatan produktivitas hampir dua kali lipat dibanding varietas padi yang sebelumnya ditanam petani.
Jika sebelumnya hasil panen hanya berkisar empat hingga enam ton per hektare, kini mampu mencapai 10,2 ton per hektare.
Lurah Madurejo, Sumadi, menyebut program penanaman padi HMS 700 merupakan kerja sama dengan Yayasan Damandiri yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani. Ke depan, pemerintah kalurahan berencana memperluas penanaman dengan memanfaatkan ratusan hektare lahan kas desa bersama kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan Madu Makmur.
Panen perdana ini mendapat apresiasi dari Ketua Komisi IV DPR RI sekaligus pengawas Yayasan Damandiri, yang mengajak petani terus menanam padi HMS 700 sesuai prosedur agar hasil panen maksimal.
Dalam kegiatan panen raya ini, proses pemanenan dilakukan menggunakan mesin combine harvester, sehingga lebih cepat, efektif, dan efisien.










