Magelang(klatentv.com)-Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta kembali menyelenggarakan program Amal Bakti Santri (ABAS) ke-14. Kegiatan yang diikuti ratusan santri putra dan putri ini dilaksanakan di Desa Kradenan, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dan ditutup dengan kegiatan Tabligh Akbar di komplek makam KRT Djayaningrat II dan III.
Amal Bakti Santri (ABAS) merupakan program unggulan MBS Yogyakarta yang bertujuan membekali santri dengan pengalaman dakwah serta pengabdian sosial secara langsung di tengah masyarakat. Selama pelaksanaan kegiatan, para santri tinggal bersama warga dan mengikuti aktivitas keseharian tuan rumah, seperti bertani, beternak, serta menjaga kebersihan lingkungan.
Selain membantu aktivitas warga, santri juga melaksanakan berbagai program sosial, antara lain bakti sosial, pemeriksaan kesehatan, Tabligh Akbar, serta lomba-lomba TPA bagi anak-anak di lingkungan sekitar. Para santri turut mengamalkan ilmu yang diperoleh di pesantren dengan mengajar di TPA, menjadi imam salat, serta menyampaikan kultum di masjid.
Pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta, Faqihudin, menjelaskan bahwa tujuan utama program ABAS adalah menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian sosial para santri. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, santri diharapkan dapat memahami kondisi sosial yang ada dan lebih siap berperan aktif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan di MBS.
Pelaksanaan kegiatan ABAS ke-14 ini mendapat apresiasi dari Sekretaris Camat Srumbung serta warga sekitar lokasi kegiatan. Mereka menilai kehadiran santri MBS memberikan dampak positif dan membantu aktivitas masyarakat.
Salah satu santri kelas X peserta ABAS, Rayhan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga. Ia bersama rekan-rekannya dapat membantu berbagai aktivitas warga sekaligus belajar bersosialisasi dengan baik di lingkungan masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para santri menggelar pengajian dalam bentuk Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustadz Ridwan Furqoni, Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara penutupan ini juga dimeriahkan dengan pentas seni tari Saman dan penampilan vokal grup.










