20.000 Anggota PMR Klaten Pecahkan Rekor MURI dalam Latihan Pertolongan Pertama

Manisrenggo(klatentv.com) Sebanyak 20.000 anggota Palang Merah Remaja (PMR) se-Kabupaten Klaten berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan **pelatihan pertolongan pertama** yang digelar serentak, Sabtu (1/11/2025).

Kegiatan ini **dipusatkan di Bumi Perkemahan Kepurun, Manisrenggo**, sebagai bagian dari rangkaian peringatan **HUT ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI)**. Meski awalnya menargetkan 20.000 peserta, jumlah partisipan justru melampaui ekspektasi, mencapai **44.829 peserta** dari berbagai tingkatan sekolah.

Pelatihan dilaksanakan secara **luring** di lokasi utama dengan **2.092 peserta**, serta **daring** di sekolah masing-masing dengan **42.737 peserta**. Peserta berasal dari jenjang **PMR Mula (SD/MI)**, **Madya (SMP/MTs)**, dan **Wira (SMA/SMK/MA)**.

Bupati Klaten, **Hamenang Wajar Ismoyo**, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang penting untuk menumbuhkan kesiapsiagaan generasi muda dalam menghadapi kondisi darurat dan kebencanaan.

> “Melalui pelatihan pertolongan pertama, anak-anak kita dilatih untuk tanggap, peduli, dan mampu membantu sesama dalam situasi darurat,” ujar Hamenang.

Sementara itu, Ketua PMI Klaten, **Purwanto Anggono Cipto**, menjelaskan bahwa pemecahan rekor MURI ini merupakan bentuk **apresiasi dan motivasi** bagi anggota serta pembina PMR di seluruh Klaten.

> “Rekor ini menjadi bukti semangat luar biasa generasi muda Klaten. Kami berharap kegiatan ini memperkuat karakter peduli, solidaritas, dan kemanusiaan di kalangan pelajar,” ungkapnya.

Kegiatan pelatihan juga diharapkan menanamkan nilai-nilai **kepedulian sosial**, **kebersamaan**, dan **tanpa diskriminasi** dalam memberikan pertolongan kepada siapa pun yang membutuhkan.

Perwakilan MURI, **Sri Widayanti**, yang hadir dalam kesempatan tersebut, mengumumkan bahwa kegiatan ini resmi tercatat sebagai **Rekor MURI ke-12.488**.

> “Klaten kembali mencatat prestasi nasional melalui kegiatan kemanusiaan. Ini menjadi contoh luar biasa bagi daerah lain,” kata Sri Widayanti.

Dengan capaian ini, Kabupaten Klaten kembali menambah daftar panjang prestasi di tingkat nasional, sekaligus menegaskan peran aktif daerah dalam membentuk generasi muda yang siap siaga dan berjiwa kemanusia.