800 Siswa PSHT Klaten Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat di Pedan

Sebanyak kurang lebih 800 siswa tingkat putih Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Klaten mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang digelar di Lapangan Kalangan, Pedan, Klaten, pada Minggu (5/4/2026). Peserta berasal dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Klaten.

Kegiatan ini menjadi tahapan penting bagi para siswa sebelum disahkan menjadi warga PSHT. Sejumlah materi ujian diberikan untuk mengukur kesiapan peserta, baik dari segi fisik, teknik, maupun pemahaman organisasi.

Rangkaian ujian diawali dengan longmarch guna menguji ketahanan fisik, kedisiplinan, dan kekompakan peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti tes pencak silat yang meliputi teknik dasar jurus, sambung (latihan tanding), kuncian, bantingan, serta ketepatan dan ketangkasan gerakan.

Selain itu, peserta juga menjalani materi ke-SH-an yang mencakup pemahaman ajaran PSHT, nilai-nilai persaudaraan, etika organisasi, serta sejarah PSHT sebagai bekal pembentukan karakter.

Ketua PSHT Cabang Klaten, Drs. Widiyanto, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa ujian kenaikan tingkat bukan sekadar formalitas, melainkan proses pembentukan mental dan karakter.

“Ujian ini bukan hanya menguji kemampuan fisik dan teknik silat, tetapi juga membentuk kepribadian siswa agar berakhlak, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” ujar Widiyanto.

Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh serta menjaga nama baik organisasi di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Kabag Ops Polres Klaten, Kompol Suharjo, S.E. turut memberikan pengarahan kepada peserta. Ia mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan, khususnya dalam setiap kegiatan organisasi.

“Kami mengimbau seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan, serta menghindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun organisasi,” pesannya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar di bawah pengawasan panitia serta pelatih dari masing-masing rayon. Puluhan petugas kepolisian disiagakan di sepanjang area pelatihan, guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif, mengingat jumlah peserta yang cukup besar serta rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga selesai. Diharapkan, para peserta yang mengikuti ujian dapat lulus dan menjadi warga PSHT yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.