KLATENTV.COM – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Klaten periode 2026–2030 resmi dikukuhkan di Pasar Gedhe Klaten, Selasa (19/5/2026). Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI Provinsi Jawa Tengah, Suwanto.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan organisasi pedagang pasar di Kabupaten Klaten di tengah tantangan menurunnya daya beli masyarakat dan semakin berkurangnya minat generasi muda untuk melanjutkan usaha berdagang di pasar tradisional.
Dalam susunan kepengurusan yang baru, Dewan Pertimbangan Daerah dipimpin oleh Bupati Klaten sebagai ketua, dengan anggota Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (KUKMP) Kabupaten Klaten, Ketua KADIN Klaten, serta Direktur Utama PT BPR Bank Klaten (Perseroda).
Sementara itu, jajaran Dewan Pengurus DPD APPSI Kabupaten Klaten dipimpin oleh Joko Istiyanto sebagai Ketua Umum, didampingi Wakil Ketua Suyadi, Sekretaris Heri Suryawan, Wakil Sekretaris M Burhan Masykuri, Bendahara Sugiyanto, dan Wakil Bendahara Sri Setiti.
Selain pengurus harian, struktur organisasi juga diperkuat sejumlah bidang, di antaranya Bidang Bhakti Dharma, Organisasi dan Kaderisasi, Hukum, Litbang, Usaha Jasa Perdagangan, Hubungan Antar Lembaga, Infokom, hingga Bidang Wanita.
Ketua DPD APPSI Kabupaten Klaten, Joko Istiyanto, mengatakan pasar tradisional selama ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Karena itu, pihaknya berkomitmen menghidupkan kembali aktivitas pasar melalui kolaborasi dan inovasi.
“Kalau pasar sepi, ekonomi rakyat juga ikut lesu. Maka kami akan berupaya meramaikan kembali pasar-pasar di Kabupaten Klaten melalui kerja sama dengan berbagai pihak serta menghadirkan inovasi baru agar masyarakat tertarik datang dan berbelanja di pasar,” ujarnya.
Ketua DPW APPSI Jawa Tengah, Suwanto, menilai penyelenggaraan berbagai event dan kegiatan kreatif menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kunjungan masyarakat ke pasar tradisional.
“Kami mengucapkan selamat kepada pengurus DPD APPSI Kabupaten Klaten yang baru dikukuhkan. Semoga pasar tetap menjadi sumber penghidupan masyarakat dan semakin berkembang,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Klaten yang diwakili Pokja Sarana dan Prasarana Pasar, Agus Setiono, mengungkapkan bahwa kondisi pasar tradisional saat ini menghadapi tantangan cukup berat. Selain penurunan jumlah pengunjung, minat pedagang untuk berjualan juga semakin berkurang.
“Banyak anak-anak pedagang yang kini tidak ingin meneruskan usaha orang tuanya dan lebih memilih bekerja di bidang lain. Ini menjadi tantangan bersama yang perlu dicari solusinya,” ungkap Agus.
Hal senada disampaikan Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APPSI, Don Muzakir. Ia menekankan pentingnya sinergi antara APPSI dan pemerintah daerah untuk menjaga eksistensi pasar tradisional di tengah perubahan pola belanja masyarakat.
“Saat ini banyak pasar mulai sepi. Karena itu, DPD dan DPW APPSI perlu bersinergi dengan pemerintah daerah maupun pengelola pasar untuk menghadirkan inovasi agar pasar tidak ditinggalkan masyarakat,” pesannya.










