Kota, KlatenTV – Memasuki tahun akademik 2026/2027, Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten menggelar kuliah umum bagi mahasiswa baru, Senin (14/9/2026).
Kuliah umum yang berlangsung di Auditorium Unwidha Klaten tersebut menghadirkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo sebagai pembicara utama yang diwakili Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Klaten, Jaka Purwanto, S.Sos., M.M.
Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa baru Unwidha Klaten dan menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
Rektor Unwidha Klaten, Prof. Dr. H. Triyono, M.Pd., mengatakan kuliah umum tahun ini mengusung tema “Generasi Z Sahita, Berkreasi, Berkolaborasi Mewujudkan Klaten Maju, Sejahtera, Berkelanjutan.”
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten, Yayasan Pendidikan Indonesia Klaten, pimpinan universitas, serta para dosen. Sekitar 750 mahasiswa baru Unwidha Klaten mengikuti rangkaian kegiatan PKKMB tahun ini.
Prof. Triyono menjelaskan, jumlah mahasiswa baru Unwidha tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, kehadiran jajaran Pemkab Klaten dalam kegiatan kuliah umum menunjukkan adanya hubungan sinergis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
“Dibandingkan tahun lalu, jumlah mahasiswa baru di Unwidha Klaten saat ini lebih banyak. Kegiatan kuliah umum yang menghadirkan pejabat Pemkab Klaten menjadi bukti eratnya hubungan sinergis antara Unwidha dan Pemerintah Kabupaten Klaten,” jelas Prof. Triyono.
Menurutnya, mahasiswa perlu memahami perkembangan, persoalan, serta potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Klaten. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat turut mengambil peran dalam mendukung visi pembangunan daerah.
Terlebih, Kabupaten Klaten memiliki sejumlah potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor pariwisata, kuliner, hingga UMKM. Keberadaan jalan tol yang melintasi wilayah Klaten juga dinilai membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi dan pariwisata daerah.
“Keberadaan Kabupaten Klaten yang saat ini terlewati jalan tol tentu sangat berdampak pada pengembangan pariwisata dan kuliner UMKM. Kolaborasi dengan dunia pendidikan sangat dibutuhkan untuk memajukan Kota Bersinar ini,” ujarnya.
Sementara itu, Pj Sekda Klaten Jaka Purwanto dalam kuliah umum memperkenalkan kondisi umum Kabupaten Klaten, termasuk berbagai persoalan dan potensi unggulan yang dimiliki daerah tersebut.
Jaka menyampaikan, mahasiswa Unwidha tidak hanya berasal dari Kabupaten Klaten, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, pengenalan terhadap potensi daerah dinilai penting agar mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai lingkungan tempat mereka menempuh pendidikan.
Ia mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga ikut memberikan gagasan dan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Klaten.
“Dengan mengetahui berbagai potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Klaten, para mahasiswa nantinya dapat memberikan pemikiran. Kolaborasi dengan dunia pendidikan tentunya juga harus terus dilakukan dalam mewujudkan Klaten yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Jaka.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah potensi daerah turut diperkenalkan kepada mahasiswa, salah satunya sektor pariwisata. Jaka menyebut tingkat kunjungan wisata di Kabupaten Klaten menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Selain pariwisata, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Klaten. Beragam produk lokal dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan dan dipasarkan secara lebih luas.
Jaka berharap mahasiswa dapat mengambil peran melalui berbagai inovasi dan kolaborasi, khususnya dalam mendorong pengembangan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Ke depan harapannya, kolaborasi dan kontribusi dari para mahasiswa bisa mendukung potensi serta pelaku UMKM yang ada, salah satunya melalui pengelolaan berbasis digital,” pungkasnya.











