KLATEN — Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ditunjukkan warga RW 04 Jatidawuh, Kecamatan Prambanan, Klaten, dengan cara yang unik. Saat mengikuti upacara pengibaran bendera, warga dari berbagai generasi kompak mengenakan pakaian batik.
Batik dikenakan oleh seluruh petugas upacara maupun peserta. Penggunaan pakaian batik tersebut menjadi bagian dari upaya warga untuk ikut melestarikan salah satu warisan budaya Indonesia sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas bangsa.
Ketua Pemuda RW 04 Jatidawuh, Bintang Setyabudi, mengatakan penggunaan batik dalam upacara kemerdekaan menjadi salah satu cara sederhana untuk mengenalkan dan mempertahankan budaya Indonesia.
Sementara itu, Ketua RW 04 Jatidawuh, Lulut Basuki, menyebut pemilihan batik tidak terlepas dari rasa memiliki terhadap budaya bangsa. Menurutnya, kebiasaan mengenakan batik juga dapat menjadi sarana menanamkan jiwa nasionalisme kepada generasi muda.
“Batik bukan hanya pakaian, tetapi juga identitas bangsa yang harus kita jaga dan lestarikan,” ujarnya.
Upacara tingkat RW tersebut diikuti dengan antusias oleh warga dari tiga rukun tetangga. Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat yang diikuti masyarakat.
Jalan sehat tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga dimaknai sebagai pengingat terhadap perjuangan para pahlawan pada masa perang kemerdekaan. Salah satunya melalui perjuangan gerilya yang dilakukan dengan berjalan kaki dari satu tempat ke tempat lainnya.
Selain upacara dan jalan sehat, warga juga menggelar kegiatan donor darah dengan target terkumpul 50 kantong darah.
Rangkaian kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar warga setiap tahun untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan dan kebersamaan, tetapi juga menumbuhkan semangat nasionalisme, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia.
KlatenTV.com — Mengabarkan Klaten, Menginspirasi Indonesia











