Tabung PDAM Bocor Keluarkan Gas Beracun

Klatentv.com – Sebuah tabung di gardu sumur pengelolaan air PDAM Klaten di Dukuh Tegalkepatihan, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klaten Tengah, Kamis (20/8) pagi bocor. Wargapun panik dan berhamburan keluar karena mencium bau gas kaporit yang menyengat.

Petugas Melakukan Penanganana Darurat kebocoran gas Agar Tidak Menimbulkan korban
Petugas Melakukan Penanganana Darurat kebocoran gas Agar Tidak Menimbulkan korban

Akibat insiden ini, gapura menuju gardu sumur air yang berada di gang Sidomulyo Jalan Rajawali itu dipasang Police Line. Sekitar radius 100 meter dari sumber kebocoran gas disterilkan dari masyarakat. Bahkan polisi yang berjaga mengenakan masker.
“Karena di gardu tidak ada petugas jaganya, kami lantas melaporkannya langsung ke kantor PDAM. Lalu seluruh warga di RT 02/RW 05 itu langsung kami ungsikan,” kata Ketua RW setempat, Agus Pramono (53), Kamis (20/8).
Satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan untuk membantu menetralisir kebocoran gas di lokasi sumur dalam PDAM tersebut.
“Katup tabungnya lepas. Sehingga mengeluarkan gas klorin yang sangat menyengat,” ungkap petugas Damkar Klaten, Irwan Santosa, Kamis (20/8).
Petugas damkar juga menyemprotkan air ke udara untuk menetralisir pekatnya gas klorin.
“Ada tekanan gas dari tabung. lalu katup kita tutup plastik dan ditali rafia agar gasnya tidak semakin bocor kemana-mana,” imbuh Irwan dengan nafas tersengal-sengal usai evakuasi.
Dengan mengenakan alat untuk membantu pernafasan, Self Contain Breathing Aparatus (SCBA) beserta masker full face, dua anggota Damkar beserta dua pegawai PDAM mengeluarkan tabung klorin. Lantas diangkut ke pick up AD 1984 TC dengan pengawalan mobil patroli polisi. Tabung berwarna oranye itu dibuang ke TPA Jomboran, Klaten Tengah, sekitar pukul 13.19 WIB.