KLATEN, KLATENTV.COM – Harta kekayaan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tercatat mencapai Rp5,98 miliar dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun 2025. Laporan yang disampaikan pada 26 Maret 2026 tersebut mencakup aset properti, kendaraan, harta bergerak lainnya, serta kas dan aset lainnya.
Berdasarkan data LHKPN yang menjadi dasar informasi ini, total kekayaan Hamenang tercatat sebesar Rp5.983.361.557. Dalam laporan tersebut, nilai kewajiban atau utang tercatat nihil.
Komponen kekayaan terbesar berasal dari tanah dan bangunan dengan nilai total Rp2,59 miliar. Aset properti tersebut dilaporkan tersebar di Kabupaten Klaten dan Kota Yogyakarta.
Tanah dan Bangunan Jadi Komponen Aset Utama
Dalam rincian laporan, Hamenang mencatat empat bidang tanah dan bangunan di Kabupaten Klaten dengan nilai gabungan Rp2,32 miliar. Seluruh aset tersebut dilaporkan diperoleh melalui hasil usaha sendiri.
Selain itu, terdapat satu bidang tanah seluas 110 meter persegi di Kota Yogyakarta dengan nilai Rp266 juta.
Jika digabungkan, nilai aset tanah dan bangunan tersebut mencapai sekitar Rp2,59 miliar, menjadikannya salah satu komponen utama dalam keseluruhan kekayaan yang dilaporkan.
Mazda RX-8 hingga Kawasaki Ninja Masuk Daftar Kendaraan
Di sektor alat transportasi dan mesin, Hamenang melaporkan aset dengan nilai total Rp565 juta. Sejumlah kendaraan yang tercantum dalam laporan tersebut meliputi mobil dan sepeda motor.
Untuk kendaraan roda empat, terdapat Mazda RX-8 tahun 2006 senilai Rp205 juta, Honda Civic tahun 2013 senilai Rp170 juta, serta Toyota Minibus tahun 2013 senilai Rp120 juta.
Sementara itu, kendaraan roda dua yang dilaporkan meliputi Kawasaki Ninja KR150K tahun 2011 senilai Rp26 juta, Yamaha 2DP Non-ABS tahun 2017 senilai Rp23 juta, dan Yamaha Fazzio tahun 2022 senilai Rp21 juta.
Nilai kendaraan tersebut merupakan nilai yang tercantum dalam laporan LHKPN, bukan hasil penilaian harga pasar terkini.
Kas dan Aset Lainnya Capai Lebih dari Rp2,5 Miliar
Selain properti dan kendaraan, laporan tersebut mencantumkan harta bergerak lainnya senilai Rp263,5 juta.
Adapun kas dan setara kas dilaporkan sebesar Rp1,21 miliar. Sementara itu, kategori harta lainnya tercatat sekitar Rp1,34 miliar.
Komponen-komponen tersebut turut membentuk total kekayaan yang dilaporkan Hamenang dalam LHKPN periodik 2025.
LHKPN merupakan instrumen pelaporan kekayaan penyelenggara negara yang dikelola KPK sebagai bagian dari upaya transparansi dan pencegahan korupsi. Data yang dilaporkan menggambarkan harta kekayaan sesuai informasi yang disampaikan oleh wajib lapor pada periode pelaporan terkait.











